Kolesterol adalah sejenis lemak dalam darah yang cukup berbahaya kalau jumlah melebihi 150 mg persen. Tinggi rendahnya kolesterol antara lain disebabkan oleh makanan yang kita santap. Karena selain dihasilkan tubuh kolesterol juga didapat dari makanan sehari hari.

Mengapa kolesterol yang ketinggian, berbahaya bagi kesehatan? Karena kelebihan kolesterol akan mengendap pada dinding pembuluh darah. Penumpukan yang terus menerus, mengakibatkan terjadinya penyempitan pembuluh darah. Makanan yang mengandung kolesterol tinggi adalah otak, hati sapi, jeroan, lemak hewan, daging berlemak, dan kuning telur.

Mereka yang kandungan kolesterolnya sudah terlanjur tinggi, hanya boleh menyantap 300 mg makanan yang mengandung kolesterol. Karena itu harus berhati hati dalam memilih makanan. Otak, misalnya kandungan kolesterolnya 2.300 mg per 100 gram otak. Seratus gram hati sapi mengandung 320 mg kolesterol sedang udang dengan berat yang sama mengandung 150 mg kolesterol.

Selain menjaga asupan makanan, cara memasak/mengolah bahan makanan pun harus tepat agar kita tidak memasukkan kolesterol juga. Misal, membuat makanan dengan cara dikukus atau dibakar yang tidak menggunakan minyak karena minyak tertentu (lemak jenuh) bisa meningkatkan kolesterol. Jadi, kalaupun harus digoreng, gunakan lemak jenuh ganda. Misal, minyak jagung, minyak kedelai, minyak bunga matahari, dan minyak biji kapas.

Saran pemilihan makanan, antara lain : ikan, ayam, tahu, tempe, sayur mayur, dan buah buahan seperti jeruk, apel, pepaya dan tomat. Menambahkan bawang putih kedalam masakan anda sebanyak mungkin juga sangat dianjurkan. Konsumsi bawang putih tersebut jangan ditinggalkan. Karena bawang putih mengandung senyawa sulfur dan alisin yang berkhasiat menurunkan kadar kolesterol di samping menurunkan kadar lemak yang diproduksi hati. (Majalah Saji)

Level kolesterol bisa diketahui melalui pemeriksaan darah. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kadar kolesterol dalam darah Anda sangat tinggi, perbanyaklah konsumsi tiga makanan ini.

1. Sayur dan buah
Sayur dan buah mengandung banyak serat yang bisa membantu menurunkan kolesterol. Serat bisa memperlambat pencernaan, yang bisa mengurangi penyerapan beberapa nutrisi, seperti pati dan gula. Serat larut ini juga mengurangi penyerapan kolesterol dalam usus dan dampaknya bisa mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Menurut University of Maryland Medical Center, menambahkan serat larut dalam diet dapat membantu menurunkan kolesterol total dan LDL (low density lipoprotein) atau kolesterol jahat.

2. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan kaya akan lemak tak jenuh, yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Makanlah segenggam kacang setiap hari untuk menurunkan kolesterol dalam darah. Anda bisa mengonsumsi kenari, kacang tanah, almond, kedelai atau kacang hijau. Tetapi ingat, kacang-kacangan juga tinggi kalori. Makanlah secukupnya dan jangan berlebihan. Pilih juga kacang segar yang diolah tanpa minyak.

3. Asam lemak omega 3
Asam lemak omega 3  adalah asam lemak esensial, yang sangat penting bagi kesehatan. Tetapi, tubuh tidak bisa memproduksi nutrisi ini sendiri, sehingga Anda harus mendapatkannya melalui makanan. Ikan, seperti salmon, tuna, makarel, kaya akan asam lemak. Sumber lain asam lemak omega-3 yaitu rumput laut dan avokad.(vivanews.com)