Memilih kepiting atau rajungan segar:
– Pilih kepiting atau rajungan yang masih lengkap jari-jarinya, terutama yang capitnya belum putus.
– Perhatikan matanya, jika bergerak masuk-keluar, tandanya ia masih hidup. Jari-jari yang bergerak pun bisa dijadikan patokan apakah binatang itu masih hidup atau sudah mati.
– Karena lazimnya dijual dalam keadaan terikat, angkatlah badannya. Bila terasa ringan, artinya dagingnya kurang padat. Kepiting yang berat adalah yang gemuk.
– Jangan sekali-sekali memilih kepiting yang kecil-kecil, karena sulit untuk mengeluarkan dagingnya.

Cara membesihkan kepiting :

- Tusuk bagian tengah kepiting hingga mati. Setelah itu buka ikatannya.

- Sikat bersih bersih kepiting sampai ke sela sela kakinya hingga betul betul bersih.

- Buang katup yang ada di bagian tengah kepiting

- Rebus kepiting sampai matang. Jangan lupa tambahkan sepotong arang. Arang berfungsi untuk menyerap racun

- Setelah matang, keluarkan kepiting dari batoknya. bagi dua badan kepiting

- Memarkan bagian kaki agar mudah di santap. Bumbu pun mudah meresap ke dalam daging kepiting bila kita memarkan.

- kepiting siap di olah.